Selasa, 24 Maret 2020

DI RUMAH AJA DULU



Di rumah aja, di rumah aja, di rumah aja. Caption dan hashtag tersebut tersebar dimana-mana. 

Sedikit mengupas keluhan remaja, dirumah aja bosan katanya. Gak bisa kemana-mana, gabisa ngapa-ngapain. Kerjaannya rebahan, nugas setiap waktu, itu-itu aja katanya.

Wahai remaja, siapa bilang di rumah aja ngebosanin? Apalagi kamu perempuan. Manfaatkan masa-masa di rumah aja dengan hal-hal yang berguna. Kamu calon ibu masa depan, dibalik menjadi wanita karir kamu juga mempunyai peran wanita rumahan.

Nah, manfaatkan waktu di rumah aja dengan sebaiknya. Banyak hal yang akan menghilangkan kata bosan yang terus-terusan kamu ucapkan. Gimana caranya? Berikut saya paparkan beberapa tips untuk kamu perempuan-perempuan yang mulai tidak betah dengan sebutan “dirumah aja” :

Pertama, berberes diri.
Kamu yakin rebahan terus tanpa pedulikan diri kamu? Sudah mandi berapa kali hari ini? Sudah bersihkan tempat tidur? Jangan keasikan rebahan ntar tempat tidur berantakan dan keringat menyengat mulai terasa, itulah salah satu penyebab bosan melanda.

Kedua, yuk kenalan dengan dapur dan segala isinya.
Disini kamu akan mendapatkan hal-hal Yang menyenangkan dan mengenyangkan. 
Pernah ga liat meme yang katanya “laki-laki ga cari pembantu untuk masak tapi nyari istri” “makan tuh makanan gosong”. Nah menyajikan makanan lezat yang bergizi bukan tugas pembantu, dan bukan sepenuhnya tugas istri tapi tugas semua perempuan yang sadar akan tanggung jawabnya sebagai istri nantinya. Terlalu jauh ngayalin jadi istri ah jangan haluuu. Back to our topic. Jadi, dengan masa dirumah aja kita bisa belajar masak dan masak sepuasnya, lebih sehat bukan? Yang biasanya beli makanan siap saji, de el el. Masa di rumah aja kita jadi perempuan yang kreatif yang mampu ciptakan segala jenis menu hasil sulapan jari-jari mungil.

Ketiga, kamu punya waktu lebih lama bersama keluarga. Jangan sia-siakan momen ini wahai pembaca yang budiman.
Banyak diluar sana yang ingin di rumah aja untuk berkumpul dengan keluarga tapi tidak bisa, banyak tugas yang harus diselesaikan diluar rumah. Lalu kenapa kita yang berkesempatan dirumah aja ngotot keluar? Kan galucu berkumpul dengan keluarga juga bosan. 


Pesan saya untuk semua pembaca yang berkesempatan dirumah aja. Yuk lakukan hal-hal yang bermanfaat di rumah. Kita basmi kata bosan sama-sama dengan hal yang bermanfaat dan menguntungkan untuk masing-masing.

BUKAN PERIHAL DENDAM



Dipenghujung umur sembilan belas tahun. Yang katanya umur ini berada ditingkatan dimana setiap keadaan mulai terasa berbeda.

Iya, aku percaya. 
Dipenghujung umur sembilan belas tahun, banyak hal yang berbeda terjadi padaku, dimana aku harus melakukannya seorang diri.

Orang-orang tidak peduli? Tidak. Sama sekali tidak pernah ada rasa dalam diriku untuk berkata orang-orang disekitarku tidak peduli.

Mereka hanya sibuk dengan dunia mereka sendiri. Mereka sudah punya kewajiban yang harus diselesaikannya sesuai porsi masing-masing.

Namun, ada perihal yang menyedihkan.
Ada sebagian yang memanfaatkannya untuk benar-benar berubah dan berbeda. Melepaskan begitu saja. Nah apa yang terjadi? Roda selalu berputar kan? Ini bukan perihal dendam ataupun apa, ini hanya tentang kenyamanan menyendiri yang sudah mulai melekat. 

Bukan memendam amarah sehingga kamu juga bersikap tidak peduli terhadap orang-orang yang sudah menyepelekan mu. Tapi hanya keinginanmu untuk menyendiri yang lagi melekat padamu.

Percaya saja roda itu akan berputar lagi, sehingga nantinya sesama manusia sadar betapa pentingnya kepedulian antar sesama. Jika penghujung umur sembilan belas tahun adalah masa untuk menyendiri dengan segala jenis kegiatan. Ku percaya ketika umurku bertambah angka dan berubah menjadi angka lainnya semua akan baik-baik saja dan semuanya akan berubah karna roda akan berputar ke arah yang lebih indah.

DI RUMAH AJA DULU

Di rumah aja, di rumah aja, di rumah aja. Caption dan hashtag tersebut tersebar dimana-mana.  Sedikit mengupas keluhan remaja, dirum...